jump to navigation

Koneksi anten bambu September 26, 2008

Posted by opinis in uneg.
Tags:
trackback

Melihat judul yang cukup aneh,(seperti ceritanya yg aneh) .

Internetan dikamar sendiri, itu lah mungkin angan-angan sebagian orang yang mengenal dunia internet termasuk aku . Namun dahulu angan itu hanya sempat menjadi angan yang selalu terbawa mimpi ketika aku tidur, angan untuk bisa menikmati chatting, browsing dan download artikel dari kamar sendiri.Tapi untuk orang seperti aku, secara logika tidak ada jalannya untuk menggapai angan untuk menikmati internet dari dalam kamar, karena selain tempat tinggal dipedesaan, biaya lah yang menjadi batu sandungan yang selalu mematahkan semangatku. Namun perjalanan nasib terus berputar dan aku percaya perubahan nasib hanya akan berubah ketika kita yang mau berusaha merubahnya. Sumarno, adalah nama seorang kawan yang memberi aku inspirasi bagaimana cara untuk mencapai impian tersebut. Sumarno adalah orang yang satu tempat dengan aku bekerja menjadi kuli panggul, namun dia terlebih dulu bisa menikmati apa yang telah menjadi angan-angan ku. Kenekatan dan optimis adalah modal ku pertama kali untuk mencapai angan tersebut. Bersama beberapa saudar sepupu ku nekadkan hati ku bulatkan tekad, dan kumantapkan semangat untuk mencoba mendapatkan akses internet dari kamar sendiri. Bermodal perangkat wireless seadanya, dengan kaleng kue khungguan pemberian kawan, serta kabel pinjeman dari sepupu, ku coba untuk mendirikan sebuah anten wireless. Walau semangat yang ku rasakan begitu besar lagi-lagi batu sandungan terus menghadang. AKu dan saudaraku bingung untuk mencari alat yang bisa dijadikan tiang anten, berhubung kami tidak memiliki biaya lebih untuk membeli pipa besi. Namun kreatifitas dan pencerahan kembali muncul ketika kami melihat batang bambu bekas yang ku rasa cukup panjang untuk dijadikan tiang antenna. Walau hanya menggunakan tiang dari bambbu bekas, namun optimis tetap coba ku tambahkan, walau dihati ada rasa pesimis akan takut kegagalan untuk menangkap signal wireless dari isp yang baik hati. Pertama ku tancap kabel ke listrik rasa dihati mulai takut perjuangan ini tidak berhasil, ketika site survey coba ku lakukan dan ….

Hore, yes!, yes!

itu lah kata yang keluar dari mulutku, kutunjukan raut wajah yang kegirangan kepada saudara-saudara ku

perjuangan dengan usaha keras dan modal nekad membuat hasil yang manis, kami berhasil melakukan koneksi dengan isp yang baik hati. kini dikamarku aku bisa menikmati angan – angan yg sudah lama kudambakan. Alhamdulillah ya Allah kau kabulkan impian dan anganku.

ket:

ISP Baik hati = isp yang ngegratisin aksesnya

Comments»

1. pajrin - September 27, 2008

wehwhehwe..bilang saja itu ISP mu sendiri..wakwkakwaw


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.